Bicaralah Meski Kamu Ragu dan Takut
Ada kalanya kita tahu sesuatu itu tidak benar, tapi memilih diam. Bukan karena setuju melainkan karena takut disalahkan atau takut dicemooh. Takut dianggap ribet, takut dibilang cari masalah, atau sekadar capek berdebat. Padahal, Berbicara itu menyelamatkan orang - orang benar yang salah.
Hari itu 19 Januari 2026 saya belajar hal sederhana, tapi bermakna.
Saya membeli susu UHT Ultramilk di Indomaret dekat rumah saya, di perumahan Columbus. Di rak, jelas tertera harga Rp21.900. Saya ambil satu, lalu ke kasir.
Ketika sampai di kasir, saya kaget.
Kasir menyebutkan harganya jadi Rp22.800. tertera juga di monitor yang menghadap customer.
Saya diam sejenak.
Dalam hati saya berpikir, “Perasaan tadi harganya segitu.”
Biasanya, di momen seperti ini, saya memilih diam, cuek, tidak peduli dan langsung membayar saja. Selisihnya memang tidak besar. Tapi entah kenapa, hari itu saya memberanikan diri untuk bicara.
“Di label tadi saya lihat kok harganya 21.900 ya bang.”
Kasir terdiam, kaget dan bergegas mengecek label harga di rak belakang.
Sambil menunggu, saya memotret layar monitor kasir yang menghadap ke pembeli, sekadar berjaga-jaga, kalau nanti perlu bukti.
Kasir kembali ke meja kasir sambil membawa label yang di rak, berkata dengan nada lebih pelan, agak ragu:
“Oh yaudah pakai harga ini aja bang. Udah naik soalnya, tapi gapapa.”
Dan akhirnya, harga di monitor yang menghadap customer menjadi Rp21.900.
Saya belajar satu hal penting dari kejadian sederhana itu:
- Kalau kita benar, bicaralah.
- Kesalahan yang dibiarkan akan menjadi kebiasaan.
- Diamnya orang benar memberi ruang bagi yang salah untuk semakin berani.
Hari ini mungkin soal harga susu.
Besok bisa jadi perkara yang lebih besar.
Korupsi, menaikkan harga, penyalahgunaan tanggung jawab, semuanya terjadi bukan hanya karena pelakunya berani, tetapi karena terlalu banyak orang memilih diam.
Bicaralah meski kamu ragu.
Bicaralah meski kamu takut.
Agar yang salah tahu diri.
Dan agar yang benar tidak merasa sendirian.
Saya juga sudah mengecek harga susu tersebut di web indomaret harganya 21.900
Pesan dari saya :
Mungkin suara kita tak mampu merobohkan dinding besar yang kokoh. Namun bisa jadi suara itu diciptakan untuk meruntuhkan dinding kecil yang akan membesar jika terus didiamkan.
Komentar
Posting Komentar